mastamim's Blog

Simple Prize from My Heart

At-Tibyaan fii Aadaabi Hamalatil Quran : Keutamaan Membaca dan Mengkaji Al-Quran Karya Imam Nawawi – Bagian 1 December 13, 2011

Filed under: Al - Qur'an — mastamim @ 9:20 am
Tags:

KEUTAMAAN MEMBACA DAN MENGKAJI AL-QUR’AN

 

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab

Allah swt dan mendirikan sembahyang dan menafkahkan sebagian dari rizki

yang Kami anugerahkan kepada mereka dengaan diam-diam dan terang-

terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.

Agar Allah swt menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan

menambah kepada mereka dari anugerah-Nya. Sesungguhnya Allah swt

Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS Fathiir 35:29-30)

 

Telah saya sebut dari Usman bin Affan ra, katanya: rasulullah saw

bersabda:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar Al-Qur’an

dan mengajarkannya.”

(Riwayat Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim Al-Bukhari

dalam shahihnya)

 

Diriwayatkan daripada Aisyah ra, katanya: Rasulullah saw

bersabda:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Orang yang membaca Al-Qur’an sedangkan dia mahir

melakukannya, kelak mendapat tempat di dalam Syurga bersama-sama

dengan rasul-rasul yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-

Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya tertegun-tegun dan nampak

agak berat lidahnya (belum lancar), dia akan mendapat dua pahala.”

(Riwayat Bukhari dan Abul Husain Muslim bin Al-Hujjaj bin Muslim Al-

Qusyaiy An-Nisabury dalam dua kitab Shahih mereka.

(Riwayat Bukhari & Muslim)

 

Diriwayatkan daripada Abu Musa Al-Asy’aru ra, katanya:

rasulullah saw bersabda:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an

adalah seperti buah Utrujjah yang baunya harum dan rasanya enak.

Perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah

 

kurma yang tidak berbau sedang rasanya enak dan manis. Perumpamaan

 

orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti raihanah yang

 

baunya harum sedang rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang

 

tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti hanzhalah yang tidak berbau

 

sedang rasanya pahit.”

 

(Riwayat Bukhari & Muslim)

 

Diriwayatkan dari Umar bin Al-Kattab ra, bahwa Nabi saw

 

bersabda:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Sesunggunya Allah swt mengangkat derajat beberapa

 

golongan manusia dengan kalam ini dan merendahkan derajat golongan

lainnya.”

(Riwayat Bukhari & Muslim)

 

Diriwayatkan daipada medengar Rasulullah saw bersabda:

Abu Umamah ra, katanya:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Bacalah Al-Qur’an karena dia akan datang pada hari

Kiamat sebagai juru syafaat bagi pembacanya.”

(Riwayat Muslim)

 

Diriwayatkan dari pada Ibnu Umar ra, dari pada Nabi saw Baginda

Bersabda:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Tidak bisa iri hati, kecuali kepada dua seperti orang:

yaitu orang lelaki yang diberi Allah swt pengetahuan tentang Al-Qur’an dan

diamalkannya sepanjang malam dan siang; dan orang lelaki yang

dianugerahi Allah swt harta, kemudian dia menafkahkannya sepanjang

malam dan siang.”

(Riwayat Bukhari & Muslim)

 

Telah saya sebut pula dari Abdullah bin Mas’ud ra dengan

lafaz:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Tidak bisa iri hati, kecuali kepada dua macam orang:

yaitu orang lelaki yang dianugerahi Allah swt harta, kemudian dia

membelanjakannya dalam keperluan yang benar. Dan orang lelaki yang

dianugerahi Allah swt hikmah (Ilmu), kemudian dia memutuskan perkara

dengannya dan mengajarkannya.”

 

Diriwayatkan daripada Abdullah bin Mas’ud ra, katanya: Rasulullah saw bersabda:

 

(Tekas Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Barangsiapa membaca satu huruf Kitab Allah, maka dia

mendapat pahala satu kebaikan sedangkan satu kebaikan dibalas sepuluh

kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, tetapi Alif, satu

huruf dan Lam satu huruf serta Mim satu huruf.”

(Riwayat Abu Isa Muhammad bin Isa At-Tirmidzi dan katanya: hadits

Hasan Shahih)

 

Diriwayatkan daripada Abu Said Al-Khudri ra daripada NabI saw

Baginda bersabda, Allah berfirman:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Barangsiapa disibukkan dengan mengkaji Al-Qur’an dan

menyebut nama-Ku, sehingga tidak sempat meminta kepada-KU, maka Aku

berikan kepadanya sebiak-baik pemberian yang Aku berikan kepada orang-

orang yang meminta. Dan keutamaan kalam Allah atas perkataan lainnya

adalah seperti, keutamaan Allah atas makhluk-Nya.

(Riwayat Tirmidzi dan katanya: hadits hasan)

 

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, katanya: Rasulullah saw bersabda:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Sesungguhnya orang yang tidak terdapat dalam rongga

badannya sesuatu dari Al-Qur’an adalah seperti rumah yang roboh.”

(Riwayat Tirmidzi dan katanya: hadits hasan sahih)

 

Diriwayatkan daripada Abdullah bin Amrin Ibnul Ash ra dari pada

Nabi saw bersabda:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an, bacalah dan

naiklah serta bacalah dengan tartil seperti engkau membacanya di dunia

karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.”

(Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’I, Tirmidzi berkata, hadits

hasan sahaih)

 

Diriwayatkan dari Mu’adz bin Anas ra bahwa Rasulullah saw

bersabda:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Barangsiapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan

isinya, Allah memakaikan pada kedua orang tuanya di hari kiamat suatu

mahkota yang sinarnya lebih bagus dari pada sinar matahari di rumah-rumah

di dunia. Maka bagaimana tanggapanmu terhadap orang yang mengamalkan

 

ini.”

 

(Riwayat Abu Dawud)

 

Ad-Darimi meriwayatkan dengan isnadnya dari Abdullah bin mas’ud

daripada Nabi saw:

 

(Teks Bahasa Arab)

 

Terjemahan: “Bacalah Al-Qur’an karena Allah tidak menyiksa hati

yang menghayati Al-Qur’an. Dan sesungguhnya Al-Qur’an ini adalah jamuan

Allah, maka siapa yang masuk di dalamnya, dia pun aman. Dan siapa

mencintai Al-Qur’an, maka berilah kabar gembira.”

Diriwayatkan daripada Abdul Humaidi Al-Hamani, katanya: “Aku

bertanya kepada Sufyan Ath-Thauri, manakah yang lebih engkau sukai,

orang yang berperang atau orang yang membaca Al-Qur’an?” Sufyan

menjawab: “Membaca Al-Qur’an. Karena Nabi saw bersabda. ‘Orang yang

terbaik di antara kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan

mengajarkannya.”

Advertisement
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.